4 Sep 2011

Last Chocolate ...

Aku suka banget sama coklat, soalnya coklat itu rasanya enak :9
Dan sekitar 2 hari yang lalu aku dapet banyak banget coklat dari pacarku ...
Sekitar 6 batang coklat , ini real coklat ! (Bukan bungkusnya doang)
Mau bukti ?????



Tuh, aku gak boong kannn ?? :D

Tapi ada satu diantara coklat-coklat itu yang enggak aku makan, yaitu coklat yang warna putih (coklat warna putih ???) Aku gak suka, soalnya itu rasanya kayak susu ... (uweeekkkk!)
Yaps, aku benci banget sama susu, masih mending susu coklat (bisalah aku minum) tapi kalo susu vannila , jangan sampai masuk kemulutku , soalnya pasti bakal aku muntahin lagi ...

well, coklat coklat itu aku makan sendiri dan habis dalam kurun waktu 2 hari , tapi berhubung aku makan tuh coklatnya pas malem malem aja jadi tuh coklat habis dalam waktu 12 jam (setengah hari) dan aku mulai khawatir sama kesehatan gigiku. Untung aku rajin sikat gigi ....


Pengen bahas tentang manfaat dan bahaya coklat nih jadinya ,
Hmmm, silahkan disimak ya temen temen ;)

CHOCOLATE

coklat biasanya digunakan untuk mengungkapkan rasa kasih sayang kepada pasangan, selain itu coklat juga dikenal memiliki banyak manfaat lo. Apa aja sih manfaatnya ????
Riset dan penelitian banyak menatakan bahwa coklat bermanfaat dalam sisi medis, dan secara psikolgis coklat dipercaya dapat menimbulkan rasa tenang.
Meskipun begitu jangan sampai terperdaya dengan khasiat dari makanan manis nan lezat ini. Ada baiknya mempertimbangkan lagi atau pun lebih bijaksana memilih produk coklat, karena bukan mustahil Anda justru akan mendapat kerugiannya ketimbang manfaat yang diharapkan dari makanan ini.

Coklat sebagai kudapan muncul setelah sebuah jurnal kesehatan ternama dalam edisi terbarunya menyatakan bahwa khasiat coklat kini sudah banyak "disalahgunakan". Untuk itu perlu dipertimbangkan lagi.

Seorang jurnalis melaporkan bahwa banyak produsen coklat kini justru menghilangkan kandungan flavanols karena rasanya yang pahit. alhasil, banyak produk coklat yang beredar di pasaran saat ini hanya didominasi lemak dan gula saja. Padahal kedua zat ini justru merupakan musuh bagi jantung dan pembuluh darah.

Banyak riset yang menyatakan bahwa mengkonsumsi coklat dapat mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan tekanan darah dan menghilangkan capek. Tetapi menurut artikel yang ditulis dalam catatan seorang jurnalis, coklat justru bisa memperdaya.

Ketika perusahaan coklat membuat gula-gula, bahan coklat alami padat yang membuat warna menjadi lebih hitam serta flavanols yang rasanya pahit, justru dihilangkan. Oleh karena itulah, coklat yang terlihat hitam pun bisa jadi tidak mengandung flavanol.
Konsumen juga selalu dibuat buta dengan kandungan flavanol dalam coklat sebab produsen jarang memberi keterangan mengenai informasi ini dalam produknya. meskipun flavanols terkandung dalam sebuah produk coklat, para pecinta coklat harus tetap mewaspadai zat atau kandungan lainnya.
Setan dalam coklat hitam adalah lemak, gula dan juga kalori yang terkandung di dalamnya. Untuk mendapatkan khasiatnya buat kesehatan, untuk yang suka makan coklat hitam dalam jumlah sedang harus menyeimbangkannya dengan mengurangi asupan makanan lainnya. Ini pekerjaan yang tak mudah bahkan untuk yang rajin menjaga asupan kalori sekalipun.


Hmmm. berarti kita gak boleh asal milih coklat, karena coklat yang bikin sehat itu ternyata coklat yang masih mengandung flavanol, atau bisa fibilang rasanya masih pahit. (yahhh, enggak enak dong)
Aku pernah makan coklat kaya gitu, waktu itu dikasi sama bapak , tapi aku gak suka soalnya rasanya itu pahit banget, dan agak aneh.
Coklat dari pacarku tinggal sepotong, walaupun yang ini coklat yang kurang bermanfaat secara medis , tapi apa boleh buat rasanya kan enak ... makan aja ahhhhh ~
Hupp, nyam nyam nyam .....
Yummmy :9

0 lovely comment ♥:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini