8 Jan 2012

Tips Menulis ala Winna Efendi


Ekspresi karakter
(gimana sih cara menunjukkan ekspresi dan perasaan tokoh dengan tepat?)

Pertama-tama, kita harus mengenal karakter kita dulu.
Orangnya friendly dan gampang bergaul, atau misterius dan pendiam?
Masing-masing karakter gaya ekspresinya beda.

Kedua, sudut pandang/POV mana yang kita gunakan?
Ini juga mempengaruhi cara ekspresi karakter.

Ekspresi karakter dapat ditunjukkan lewat: dialog, gestur, gaya bicara, narasi, dan masih banyak lagi.


Akan dibahas satu persatu.

                Kalau kita menggunakan sudut pandang orang pertama, secara otomatis ekspresi karakter
akan muncul lewat narasi sang tokoh. Setiap pikiran, respon, perasaan si karakter akan terlihat lewat narasi. Karena itulah kita harus benar-benar memahami karakter supaya apa yang ada dalam narasi sepenuhnya mencerminkan sang karakter, bukan si penulis.
                Soalnya kadang sulit memisahkan mana yang merupakan pikiran dan pendapat karakter yang sesungguhnya dan mana yang buah pikiran sang penulis. Salah satu solusinya adalah dengan 'get into your character'. Menjelma menjadi dia selama menulis. Kenali kira-kira apa responnya dengan kondisi seperti ini?
                Gunakan bahasa yang akan digunakannya, pahami isi kepalanya, dan kenali respon-respon juga hal yang disukai maupun tidak disukai karakter. Dengan begini, kita akan lebih menjiwai si karakter dan berhasil 'memerankan' mereka dengan baik dalam narasi.

                “Terus, kalau kita pakai sudut pandang orang ketiga gimana?
                Karakternya kan nggak secara langsung bercerita kepada pembaca?”

                Nah, kalau begini ekspresi karakter bisa kita gali lewat bahasa tubuh, gerak-gerik, ucapan dan interior monologue mereka. Kembali lagi pada pemahaman penulis akan karakter. Biasanya saya memejamkan mata sebentar, membayangkan si karakter ini seperti apa sih? Seperti apa fisiknya? Seperti apa gerak-geriknya? Hal ini membantu saya untuk mengekspresikannya.

Kita ambil contoh dengan Nata dalam novel Refrain.
                Dia nggak banyak komentar, terkesan cuek kecuali terhadap orang-orang yang dekat sama dia. Jadi, saya buat dia nggak banyak komentar, terkesan pendiam. Dialog-dialognya sakrastis, bahasa tubuhnya tidak berlebihan. Dia juga gak banyak tersenyum.

                Beda jauh dengan Niki yang ceria, selalu ada penekanan dalam ucapan dan gerak-geriknya, selalu positive thinking.

                Jadi, kita harus memilah-milah pilihan kata dan bahasa tubuh yang mencerminkan  karakter kita. Sesuaikan setiap respon karakter dengan sifatnya.

                Gestur yaitu bahasa tubuh, dapat kita pelajari dan amati lewat orang-orang sekitar, atau karakter dalam film. Gunakan gestur yang unik dan dijauhi penggunaan gestur yang sudah terlalu umum dan sering dipakai. Dengan begitu, kamu akan membuat karaktermu unik.
                Biasanya, saya latihan dengan menuliskan ekspresi karakter dalam suatu emosi tertentu, misalnya marah. Dia akan membanting barang kah? atau diam?

                Di luar dari itu semua, kita juga masih punya satu senjata lagi untuk mengekspresikan karakter, yaitu interior monologue alias percakapan batin. 
                Percakapan batin merupakan potongan pikiran atau isi hati karakter yang diselipkan dalam cerita, biasanya dituliskan dengan font italic.
Fungsinya?
Untuk mengekspresikan karakter saat pikiran tersebut tidak dapat diucapkan dalam dialog.

                Interior monologue sebaiknya dituliskan secukupnya saja, pada scene yang penting-penting saja. Kalau terlalu banyak akan mengganggu jalan cerita. Kalau digunakan dengan baik, interior monologue akan membantu penulis mengekspresikan karakternya kepada pembaca.

Begini nih contoh interior monologue:
Tapi gue sayang lo, pikirnya. Hanya saja lo nggak tahu. Mungkin nggak akan pernah tahu.

Sumber : Tips Menulis - Winna Efendi

3 lovely comment ♥:

Andi mengatakan...

inspiratif nih, makasih yah :)

Dayu Ledys mengatakan...

sama2 andi ;)

Mu'miin aji zumait mengatakan...

Siip mkasig

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini