25 Jun 2012

Yesterday

Semua yang aku rasakan kemarin. Cerita demi cerita yang aku dengar darimu, cerita demi cerita yang kau dengar dariku. Kata-kata cinta yang kita cari. Senyummu yang selalu membuat jantungku berdetak lebih cepat, sentuhanmu yang membuat tentram hati dan perasaanku yang awalnya kacau.
Pelukanmu yang mampu menahan turunnya airmataku. Belaian jemarimu dirambutku yang selalu membuatku tenang, kau selalu ada disini, didekatku apapun yang terjadi.
Semuanya aku rasakan kemarin.



Yesterday,
Semuanya terasa lengkap, semua rasa bercampur menjadi satu. Rasa rindu yan meluap , canda tawa , serta tangis , perasaan bersalah , semua keluar. Meluap dari dalam hati ini.
Kata-kata cinta yang kita temukan di toko buku, dan untuk pertama kalinya aku menangis didepanmu, dan kamu berhasil menahan hujan itu.

Begitu banyak yang terjadi sehingga aku bingung untuk menceritakan semuanya.
Baiklah , aku akan mulai dari saat kamu mencoba cappuccino , dan yang pertama kamu katakan adalah "Pahit". Aku tertawa demi mendengar komentarmu. Yang namanya kopi tentu saja pahit. Tapi akhirnya kamu bilang rasanya enak. Kamu mau mencoba apa yang aku suka, ingin juga merasakan apa yang aku rasakan, rasanya ingin menangis haru. Tapi yang keluar adalah senyumm paling lebar.
Kita mengobrol terus , mungkin sekitar 2,5 jam. Ditemani anak-anak kecil yang sedang berlatih dance. Lucu sekali.

Kemudian kita, ke toko buku. Kamu ikut membaca-baca novel yang ada. Dan aku bilang padamu, "aku gak suka teenlit." , "kenapa?" , "Kertasnya kayak kertas LKS, jadi gak niat baca.". Kita tertawa demi mendengar pernyataanku.
Akhirnya aku membeli buku, dan aku benar-benar ingin membaca buku ini bersamamu. Dan kita tertawa-tawa atau mungkin tersenyum-senyum malu membaca buku ini. Kita kembali ketempat kita mengobrol, dan saat aku membuka pelastik pembungkusnya. Something was happen.
Setalah itu terjadi aku hanya diam, mencoba menahan air mata  yang sudah ingin jatuh. Kenapa harus ada yang merusak hari ini. Sedih sekali. Dan akhirnya aku mengatakan ini sekali lagi padamu "Maafkan saja."

Buku itu kembali aku masukkan kedalam tas. Kamu memegang tangnku, sedangkan airmataku sudah menerobos keluar. Aku merasa ada hawa yang begitu dingin merasuk dan mencengkram tulangku. Akhirnya kamu mengajakku pergi ketempat lain, kali ini kesebuah food center di sebuah supermarket.
Selama perjalanan, airmataku mengering diterpa angin malam yang sejuk. Dan aku benar-benar melupakan masalah ini. Dan aku harap tidak ada lagi yang terjadi, aku tak mau ingat-ingat lagi tentang masalah ini.

Sebelum kita ke food center, aku minta beli sesuatu untuk adikku dirumah. Dan kamu mengiyakan.
Setelah itu baru kita, ke food center. Tapi entah mengapa perasaanku yang tadinya tidak enak membuatku tak merasa lapar.
Kamu terus menghiburku, dan ingin aku untuk melupakan semuanya. Yang penting kita masih tetap satu dan perasaan kita masih tetap sama.

Dan finally , perasaan hatiku sudah membaik dan kita melakukan kegiatan yang sangat seru.
Foto ^o^
Nanti aku tunjukin semuanya sama semua temen-temen yang baca blogku.

Aku pulang telat hari itu, tapi tidak apa. Yang penting aku senang :D

Terima kasih buat pacarku, yang udah terus traktir selama kita jalan-jalan. Hehehehe ^o^
Semoga setelah kamu pulang dari liburan di.bangkok , kita bisa jalan-jalan sebelum harus mulai sekolah lagi.
Dan lain kali inget kunci motornya dicabut ya sayang xD

Kamu , sebagai awal hingga akhir ceritaku. 
Tetap sebagai tokoh utama.

Aku akan selalu menulis, hingga nanti. Dan kamu adalah inspirasi utama setiap karyaku.

Aku ingin menulis sebuah kisah tentang hidupku. Tetapi entah kenapa yang tertulis hanyalah "Aku mencintaimu."

Beginilah aku hidup, untuk cinta. Mencintai orang tuaku , adik-adikku. Serta mencintaimu.

2 lovely comment ♥:

Gustu Oka mengatakan...

Sayang lagi sakit, sempet aja nulis blog :*

lagi 2 minggu syg, kita narsis2an lagi ^o^

Dayu Ledys mengatakan...

hehehe, iya dong :*

Sipppp ^^b

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini